Jumat, 30 Oktober 2015

Sedikit Kesal

https://m.facebook.com/?_rdr#!/story.php?story_fbid=977601242285481&id=100001068423882 .... Aku pikir kamu baik, aku pikir ibu mu pun baik, juga saudara mu. Ternyata aku baru merasakan sakit yg ibu mu buat saat lalu, Entah, siapa yg salah atau benar, bagaimana dasarnya orang jahat juga tak bisa ditentukan. bagi mu aku yg salah atau bagi mereka aku yg salah. Anjing memang binatang pendengar yg baik, andai mereka bisa beri solusi dari curahan hati ku, mungkin aku tak sekesal ini lalu dianggap banyak orang "lebay" ungkapkan masalah di media sosiaL. . . . . . Mungkin sabar ku sedikit kendur sampai2 aku benar2 menuliskakan kekesalanku di status Face book. Aku tak pernah ambil pusing jika hanya aku yg kamu - kalian sakiti. Tapi jika itu sisangkutpautkan masalah keluarga Anjing penjaga keluarga ini ngga akan hanya menggonggong tapi mengejar dan menggigit mu. . .. Sekali lagi aku berpikir, pasti hal ini bodoh sekali jika aku menanggapinya dengan serius. Sudahlah, biar malaikat yg melihat isi hati ku. Huffff aku harus lebih banyak menarik napas :) Selamat tinggal ({})

Selasa, 12 Mei 2015

Tanggapan surat dari ku

Baru saja aku mengunggah sebuah surat untuk mu disalah satu aku jejaring sosial ku. Hanya beberapa untaian kalimat perwakilan rasa terpesonanya aku mengenal mu. Beberapa diantaranya aku tulis sebagai salah satu jawaban dari pertanyaan yg sering muncul di FB (status). Lalu ku kirim sebagai pesan singkat berharap kau mau meluangkan sedikit waktu mu untuk membacanya. . "boong" Sebuah jawaban singkat yg memutar otak bagaimana cara ku bisa jelaskan maksud hati... Ahahahaa aku sadar aku ini Lemah. . Semoga Tuhan menjawab doa tulus dari hati mu itu. Semoga kamu bisa benar2 bahagia bersamanya. . Kamu salah satu manusia terbaik yg ku kenal. Tuhan pasti menjawab doa mu. Lalu aku akan tetap memperhatikan mu dari jauh. . Cukup itu saja :')

Surat untuk mu

Dear StfChristePs; Sejak mengenal mu aku tidak tertarik lagi untuk berkenalan dengan orang lain. Tidak tertarik lagi dengan orang lain di dunia maya. . Kamu memang maya, tapi kamu nyata, disini... di Hati yang juga mencintai-Nya (Yesus). Satu orang seperti mu mampu menghapus mereka yg aku inginkan. Kamu bukan pelarian, tetapi kamulah sesuatu yang menyejukkan. Biarlah aku tetap mengagumi mu dan kamu tetap mengenalku dengan baik. Ilmahesa Terimakasih sudah bertahan selama ini.

Rabu, 22 April 2015

iLy masa depanku :)

Dari sejak awal pandangan, aku yakin kamu milik ku. (tiga tahun yg lalu) Tiap saat aku menceritakan hal-hal tentang mu pada sahabat baik ku, aku selalu membanggakan mu dengan berkata "my future". Apapun yang kau lakukan, entah kekonyolan kecil, hiburan sesaat bahkan respon (kepekaan) mu yang cepat itu selalu menarik hati. ..Kamu sedang menitipkan hati mu untuk yang lain, aku tak khawatir. Aku melihat setiap gerak mu, aku menyukai segalanya tentang sikap romantis mu untuk pacar cantik mu itu. Kamu pria paling menyenangkan yg ku temui. . Aku tak secantik dia, tapi aku yakin disinilah suatu hari nanti hati mu di tempatkan. Aku tak menunggu mu saat ini. Aku menikmati dan mempersiapkan diri untuk dapat bisa menyambutmu dengan hati yang RAPI. .iloveyou #future :)

Minggu, 08 Februari 2015

Aku Ingin Dikenang

Aku bilang nanar rasanya. Sebenarnya aku tak tahu apa maksudnya aku berkata seperti itu. Jangankan arti kata yang kau tanya, app yang sedang aku rasakan pun aku tak tahu. Indra perasa ku mati sejak tiga hari yang lalu. Yang ku rasa saat ini hanyalah sakit yang menyerang segala penjuru Tubuh ku. Aku serius, aku tak sedang gambarkan perumpamaan, tapi ini keadaan tubuhku sebenarnya. Aku sedih rasanya aku tak bisa urus diriku sendiri. Entah ini sebuah kedewasaan atau apa, aku tetap melakukan aktivitas harian ku. Aku tetap mandi, memasak, mencuci dan hal lain yg membuat ku terus bergerak. Aku agak khawatir dan akhirnya kekhawatiran itu pun benar terjadi. Terlalu sibuk dengan urusab sendiri membuat ku tak istirahat hingga akhirnya sekarang yang ku rasa adalah sakir yang semakin parah. Jujur secara manusiawi aku takut terjadi hal yg mengerikan pada ku. Aku hanya takut mereka tak pernah tau apa cita ku. Aku takut semua hal yg pernah aku lakukan untuk mereka itu hanya angin lalu. Aku takut terlupa saat aku tak ada. Aku ingin bisa dikenang sebagai yang special. Hanya saja mana mungkin, aku tak pernah meninggalkan sesuatu membekas di hati orang lain. Mungkin yg tertinggal adalah sisa laku buruk ku yg menyakitkan atau tak disenangi banyak orang. Menulis satu-satunya tempat dimana aku ingin sekali dikenang. Tak lebih. Hanya sebagai teman yg apapun itu aku ingin dikenang. Sayangnya tak ada orang yg tau keberadaan tulisanku. Aku menyimpannya untuk ku sendiri. Alasannya hanya karena aku tak mau di caci. Aku lelah. Aku tak pernah bebas jadi diriku sendiri. Sekalipun nanti aku tiada aku hanya ingin mereka bisa menemukan salah satu tulisan ku untuk disimpan sebagai kenangan dan kuharap mereka punya kesan masing-masing dalam hatinya. Jika kamu rasa tulisan ini gila, aku minta maaf. Aku hanya aku.

Kamis, 29 Januari 2015

Adik yang Mengesalkan

Aku sedang mengajarinya bagaimana mengupload tulisan ke sebuah blog. Mengesalkan sekali ketika harus menghadapinya. Bahkan lebih menyenangkan mengajari orang lain yg cenderung akan mendengarkan dan diam. Tidak seperti sekarang, seolah aku bodoh sekali, sombong sekali dia ketika tak mau dengar usulku. Jika memang sudah bisa kenapa kamu harus minta tolong padaku untuk mengajari mu? Kau pikir aku mengerti hati mu? Kau tau aku sakit hati. Bagi kalian yg membaca tulisan ini, aku tak butuh komentar atau masukan kalian. Ini tentang perasaan seorang kakak. Kalian hanya boleh mengomentari tulisan ku yg lain. Terimakasih sudah membaca.